Seulas cerita, entah benar atau tidak...
Zaman dahulu kala ada sebuah desa kecil permai dengan warni-warni keindahan alam. Tempat itu sangat menyenangkan, sayangnya di sana terdapat sebuah masalah. Masalah yang kiranya membuat seisi desa resah gelisah dan parah. Desa itu tak punya air jika hujan tak turun. Untuk menuntaskan masalah itu selamanya, para tetua desa memutuskan menawarkan kontrak bagi pengirim harian ke desa tersebut. Dalam sebuah diskusi panjang, maka dua orang mengajukan diri melakukan tugas itu dan para tetua memberikan kontrak kepada mereka berdua. Dua orang tersebut merasa bahwa persaingan antara mereka akan dapat menekan harga hingga bayaran tetap rendah dan menjamin ketersediaan cadangan air.
Simak yo:
Zaman dahulu kala ada sebuah desa kecil permai dengan warni-warni keindahan alam. Tempat itu sangat menyenangkan, sayangnya di sana terdapat sebuah masalah. Masalah yang kiranya membuat seisi desa resah gelisah dan parah. Desa itu tak punya air jika hujan tak turun. Untuk menuntaskan masalah itu selamanya, para tetua desa memutuskan menawarkan kontrak bagi pengirim harian ke desa tersebut. Dalam sebuah diskusi panjang, maka dua orang mengajukan diri melakukan tugas itu dan para tetua memberikan kontrak kepada mereka berdua. Dua orang tersebut merasa bahwa persaingan antara mereka akan dapat menekan harga hingga bayaran tetap rendah dan menjamin ketersediaan cadangan air.
